Unik, Angkot Di Makassar Punya Perpustakaan, Ac Hingga Colokan Listrik.

Kreatif, Pete-pete di Makassar Punya Perpustakaan, AC Hingga Colokan Listrik

Maraknya transportasi online dewasa ini tanpa terkecuali di kota Makassar tidak membuat sopir angkot (Pete-pete) kehabisan akal. Salah satunya dilakukan oleh pria baru baya bernama Adi. Sehari-harinya bekerja sebagai sopir angkot (Pete-pete) F1 atau 02 rute Terminal Mallengkeri-Veteran-Kampus Unhas kota Makassar.  

Angkutan umum dengan nomor polisi DD 1708 IS ini lain dari pada lain. Angkot itu dipenuhi dengan gambar doraemon. Bukan hanya tampilan doraemon saja, tetapi di bagian dalam mobil angkutan tersebut tampak perpustakaan mini dengan beragam jenis judul buku. Kemudian ada colokan listrik, tempat sampah dan tak kalah uniknya tersedia AC.

Saat ditanya terkini.id, Adi selaku sopir angkot (Pete-pete) mengatakan sengajak menyulap mobilnya lain dari pada yang lain, mengingat saat ini transportasi online semakin banyak, tetapi tidak profesinya sebagai sopir angkot.

“Sejak tahun 2017 saya sulap mobil ini. Sengaja pasang stiker doraemon. Kalau pagi, angkut anak sekolah rute sekitaran SMPN 3 dan SMAN 3 Makassar,” ujarnya.

Lanjut Adi, kalau siang dirinya menyesuaikan rute mobiilnya yakni F1 atau 02 dengan rute Terminal Mallengkeri-Veteran dan Kampus Unhas.

“Alhamdulillah, banyak anak sekolah, mahasiswa maupun masyarakat umum yang suka dengan penampilan mobilku. Banyak juga yang selfie bahkan membaca buku,” terangnya.

 Saat ditanya soal ide perpustakaan mini di mobilnya, ia mengaku agar penumpang tidak merasa jenuh selama perjalanan. Fasilitas colokan listrik juga tersedia karena kadang ada penumpang yang kehabisan baterai handponenya.

“Idenya sejak 2017. Intinya ingin membuat penumpang lebih nyaman dan menambah wawasan selama perjalanan. Saya ingin tetap bersaing secara sehat dengan angkutan lainnya,” urainya.

Salah seorang penumpang, Irma mengaku sangat senang dengan ide kreatif sang sopir angkot seperti Adi ini. Selain mencari rejeki sebagai sopir ternyata berniat menghadirkan perpustakaan di atas mobilnya.

“Saya suka menunggu mobil ini. Setiap saya mau ke kampus saya menunggunya karena selain nyaman juga bisa membaca buku sepanjang perjalanan,” pungkasnya.

Ia juga berharap agar sopir angkot (pete-pete) lainnya bisa berinovasi seperti pak Adi ini sehingga semakin banyak masyarakat yang mendorong budaya literasi meski dengan cara sederhana seperti pak Adi ini.

“Harapannya semoga semakin banyak sopir angkutan yang berpikir seperti pak Adi ini, selain memberikan kenyamanan kepada penumpang juga memberikan wawasan lewat budaya membaca,” bebernya.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *