1 Anak Meninggal Dunia, 5 Dirawat Pasca Tabung Gas Meledak

Saat kerumunan warga menunggu iring iringan rombongan cap go meh, sebuah tabung gas untuk balon meledak dan melukai 6 orang. Naas, salah satu korban akhirnya meninggal dunia, diduga akibat luka terkena material tabung di kepala.

Peristiwa, ini terjadi Sabtu (8/2/2020), di  perempatan lampu merah Jalan MT. Haryono, atau tepatnya di kompleks Pasar Setya Praja, Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, sekitar pukul 17.30 Wita.

Menurut informasi, beberapa saat sebelum kejadian, Beni Usman (45) seorang pedagang balon gas keliling, terlihat datang menumpang bentor lengkap dengan balon gas dagangannya dan tiga orang anak yang ikut dibawa.

Belum lama dagangan digelar, sekitar pukul 18.00 Wita, tiba tiba tabung gas yang digunakan untuk mengisi balon, meledak. Tiga orang bocah yang berada di dekat bentor, langsung terpental dan mengalami luka luka.

Warga sekitar langsung berhamburan. Sebagian membantu evakuasi sejumlah korban ke rumah sakit terdekat. Naas, Putri Annisa (10) bocah perempuan yang masih duduk di kelas 5 SD, akhirnya meninggal dunia. Diduga korban tewas terkena serpihan tabung gas di kepala.

Sedangkan lima korban lainnya yang sedang dirawat adalah, pemilik tabung gas Beni Usman (45) warga Kelurahan Donggala, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo. Kemudian Misna Udinkare (43), Mohammad Afdal (8), Refalina Usman (10), serta Aldi Petarola (8). Keempatnya merupakan warga Kelurahan Biawu, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, seperti dilansir dari gopos.id.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra ketika di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut.  “Ya benar, ada ledakan dari tabung gas dan korban pasca ledakan seluruhnya sudah dilarikan ke RS, untuk sementara masih menunggu info update kondisi korban,” ungkap Desmont.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *