Inilah Es Krim Legendaris dari Pontianak

“Pakai batok kelapa ya, Bang!”

Begitu kalimat yang selalu aku sampaikan ke abang yang menyiapkan pesanan es krim. Berlokasi di Jalan K.S. Tubun Nomor 8A, es krim A Ngie ini sudah berjualan sejak tahun 1950-an dan posisinya berhadapan dengan sekolah Santo Petrus/Santa Maria. Tempat ini sangat ramai terutama di jam makan siang hingga sore.

Dari yang awalnya terkenal di kalangan sekitar sekolah, sampai sekarang bisa dikatakan menjadi ikon es krimnya Pontianak. Es krim A Ngie ini dapat membuat pelanggan yang pernah menyambanginya terbayang akan nikmatnya hanya dengan mendengar nama tempat jualan es krim ini.

Es krim A Ngie berjualan di halaman depan rumah yang keramaiannya sudah terlihat dari tempat parkirnya yang selalu padat. Bahkan, tidak jarang untuk teman-teman yang menggunakan kendaraan roda empat harus rela parkir lebih jauh untuk bisa mendapatkan lokasi parkir, terutama di jam siang yang bertepatan dengan jam pulang anak sekolah.

Terik matahari di waktu siang, serta cuaca panas yang menyengat di Pontianak, membuat es krim ini menjadi tujuan kuliner yang sangat cocok, apalagi bagi teman-teman pencinta es krim.

Ada delapan pilihan rasa di sini: cokelat, stroberi, vanila, green tea, ketan hitam, durian, nangka, dan cempedak. Aku memesan rasa ketan hitam dengan kemasan cup dan satunya lagi aku pesan es krim rasa mix yang disajikan dengan menggunakan batok kelapa.

Di dalam kemasan cup ataupun batok kelapa terdapat ce hun tiau, kacang merah. dan cincau yang dimasukkan sebagai topping. Teman-teman juga bisa request tanpa topping, tapi aku memilih menikmatinya dengan topping. Legit sekali ketika es krim ini berbalut dengan topping, terasa tidak ingin berhenti menikmati es krimnya.

Di es krim rasa ketan yang aku pesan terdapat ketan hitam utuh yang menyatu dengan adonan es krimnya. Setiap suapan es krim terasa campuran antara manisnya es krim sembari mengigit dan mengunyah ketan hitamnya. Dan bukan karena kebetulan, memang es krim rasa ketan ini merupakan rasa favoritku! Harga per cup Rp 12.500.

Pesananku yang satu lagi, es krim batok kelapa dengan rasa yang dicampur, menyajikan sensasi unik: dingin-halus-lembutnya es krim dengan campuran daging kelapa muda yang teksturnya lembut. Kloplah sudah kebahagiaan yang didapat dari cerita makan es krim di siang hari ini. Seporsi es krim menggunakan batok kelapa ini Rp 23.000.

Es krim fenomenal ini seakan tidak pernah sepi pengunjung, baik dari warga lokal maupun wisatawan. Memang, nama ‘A Ngie’ ini sangatlah populer sampai ke luar Kota Pontianak dan menjadikan lokasi ini sebagai lokasi wajib wisata kuliner di Pontianak. Dari tempat yang awalnya hanya beberapa meja dan kursi, kini sudah diperluas.

Tetap saja antrean pengunjung yang tampak menunggu meja membuat kami tidak bisa duduk terlalu lama, hanya sekadar menikmati es krim dan beberapa camilan tambahan. Setelah itu, kami beranjak dari tempat untuk memberi giliran bagi pengunjung lainnya agar dapat menikmati es krim di sini.

Jadi, di es krim A Ngie ini juga menjual aneka kue dan makanan ringan yang bisa kita masukkan sebagai teman pendamping di saat menjajal es krim. Aneka kue pasar dan jajanan seperti kerupuk, tar susu, pat lau, roti isi, ketupat nasi, chai kue, serabi kuah, dan lainnya bisa teman-teman dapatkan di sini. Lengkap bukan? Mantap!

ekstur es krimnya yang halus di permukaan, lembut di lidah, dan meleleh lumer ketika di dalam mulut, bercampur dengan topping yang enak, dipadukan dengan beragam pilihan varian rasa, membuat es krim A Ngie ini sangat layak teman-teman masukkan ke dalam salah satu tujuan wisata kuliner di Pontianak.

Salam kulinerkotapontianak!

Sumber ; MSN

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *