Bukan Rekayasa! Sepeda Anak Ini Beneran Tersangkut Dipohon Udah Lebih Dari Ratusan Tahun, Begini Cerita Besar Dibaliknya!

Foto ini bukan rekayasa kecanggihan teknologi, namun kejadian yang benar-benar nyata. Sepeda anak kecil ini tersangkut dipohon diperkirakan sudah ada dalam kurun waktu lebih dari seratus tahun. Lokasi hal unik ini di Vashon Island, Washington, Amerika Serikat. Masyarakat sekitar tempat itu menyebutnya Vashon Island Bike Tree.

Dilansir tribuntravel.com dari Thevintagenews.com, kabarnya sepeda tersebut ditinggalkan seorang pemuda, tahun 1914. Dengan alasan pergi berperang saat Perang Dunia Pertama. Namun banyak kejanggalan mengenai rumor tersebut. AS tidak berperan PD I pada 1914, namun 1917.

Kejanggalan lain, saat itu pemerintah Amerika tidak mengirim anak-anak untuk ikut berperang. Dalam gambar, seperti sepeda milik anak berumur 10 tahun. Tapi, sepeda itu bukan jenis sepeda awal abad 20. Faktanya, sepeda yang didalam tubuh pohon merupakan jenis sepeda 1950an. Menurut The Seattle Times, sepeda itu adalah milik anak berusia 8 tahun bernama Don Puz.

Don Puz, merupakan pensiunan deputi sheriff King County, sekarang Don tinggal di Kennewick, Washington, AS. Dia dibesarkan di Vashon dan tinggal sampai tahun 1992. Puz menceritakan ayahnya meninggal tahun 1954. Ayah Don tewas akibat kebakaran rumah.

Ayah Don meninggalkan ibunya dengan lima anak. Setelah insiden tersebut, keluarga Don pindah Ke Vashon Island. Di pulau itulah Don muda menerima sepeda pertamanya.

“Saya tidak pernah menyukai sepeda. Rasanya seperti sepeda roda tiga, tetapi dengan dua roda. Ban karetnya pun keras dan setangnya terlalu kecil dan kurus, “kata Don Puz dilansir dari Seattle Times.

“Kami suka bermain di sana. Kami akan masuk ke kolam dan lumpur. Tempat itu adalah tempat menyenangkan, “katanya.

Puz berkata, “Sekitar pertengahan tahun 1950-an, ia lupa sepedanya terjebak dalam area rawa.”

Dia pun tidak berniat untuk mengambilnya kembali.

Lalu sekitar tahun 1995, Puz melihat sepeda milik untuk pertama kali setelah hilang puluhan tahun. Saat itu, Don mengunjungi kakak perempuannya, sang kakak menunjukkan landmark tempat itu. Yaitu sepeda yang tersangkut tersebut.

“Kata pertama yang aku ucapkan saat itu adalah ‘Itu sepedaku’, ” ungkap Don.

“Namun saya pikir bukan saya lagi pemiliknya,” kata Don Puz

“Saya membuangnya sejak lama. Saya pikir sepeda itu milik pohon itu sekarang,” kata Don.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *