Dia Memotret “Orangutan” yang Hanya Ada di “Taman Nasional Tanjung Puting”, Semua Orang Langsung Berdecak Kagum Setelah Lihat Foto-fotonya yang Spektakuler!

Kamu mungkin pernah lihat orangutan di kebun binatang. Tapi pernahkan kamu lihat hewan langka ini di habitat aslinya? Yup di hutan.

Orangutan hidup di hutan hujan di Kalimantan dan Sumatera. Kalau di Kalimantan, primata besar ini bisa langsung di kunjungi di Taman Nasional Tanjung Puting yang disingkat TNTP.

TNTP letaknya di Kota Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat di Kalimantan Tengah. TNTP adalah hutan yang dilindungi. Sebenarnya bukan cuma orangutan saja yang ada di sini. Banyak hewan langka seperti bekantan, owa-owa dan burung rangkong atau tingang.

Untuk menuju ke TNPT kamu harus lewat jalur air alias sungai. Pangkalan Bun sendiri adalah kota di pinggir sungai Arut. Sedangkan sungai Arut juga merupakan dermaga kapal-kapal komersil, dagang dan kapal kecil atau biasa disebut kelotok.

Dari dermaga Kumai adalah titik pertama perjalanan ke TNTP. Kalau naik kelotok atau perahu kecil yang bisa dinaiki sekitar 20 orang, menghabiskan waktu kurang lebih 4 jam. Dalam perjalanan, kamu juga akan disuguhkan pemandangan ciamik dari sungai Sekonyer, yaitu sungai di teluk kumai.

Suangai Sekonyer dikelilingi tumbuhan berwarna hijau berduri mirip palem yang bernama nipah. Akar tanaman nipah ini berada di dasar sungai dan yang muncul dipermukaan hanya daunnya saja.

Kelotok yang berjalan pelan dan santai akan membawa kamu ke ketanangan. Jauh dari hiruk pikuk kota dan kendaraan, kamu boleh bersantai, tidur dan makan di atas kelotok.

Jika kamu beruntung, kamu juga bisa melihat bekantan dan burung tingan di pohon-pohon di tepi sungai.

Sebelum sampai ke tempat tujuan, kelotok kamu pasti berhenti di sebuah kawasan rehabilitasi orangutan. Di sini kamu bisa melihat tanaman-tanaman yang dibudidayakan dan tentunya orangutan.

Setelah mampir ke Tanjung Harapan, kamu bisa menginap semala di kelotok, atau melanjutkan perjalanan. Semua tujuannya ke satu tempat yang bernama Camp Leakey.

Camp Leakey adalah pusat rehabilitasi orangutan dan di sini juga, pengunjung bisa belajar tentang habitat dan kebiasaan orangutan. Jika sudah masuk ke sini, kamu bisa melihat pusat informasi di mana kamu bisa tau soal hewan-hewan di TNTP.

Yang paling menarik dari jalan-jalan di TNTP adalah saat kamu bisa melihat orangutan langsung. Di sini kamu juga boleh menyentuh orangutan, namun ingat, tetap hati-hati dan selalu ikuti instruksi ranger atau guide kamu. Jangan melanggar aturan yang sudah ada di sana karena semua demi kenyamanan orangutan dan pengunjung.

Kamu juga bisa melihat orangutan makan di panggung yang disediakan untuk orangutan yang biasa disebut platform feeding. Bentuknya memang panggung, di atas panggungnya diletakkan banyak buah dan makanan untuk orangutan. Jika sudah jamnya, orangutan akan berkumpul di panggung dan makan.

Kamu dan pengunjung lain bisa duduk menonton orangutan makan di tempat yang sudah disediakan. Tapi untuk menuju tempat ini, kamu harus berjalan kaki selama kurang lebih 1 jam. Semangat!

Nah kalau sudah selesai, orangutan akan kembali bergelantungan di pohon dan pergi. Berarti sudah saatnya kamu pergi juga. Kamu bisa kembali ke kelotok atau berjalan-jalan di Camp Leakey.

 

Di perjalanan pulang sore hari, kamu akan disuguhkan pemandangan indah sunset di sungai Sekonyer. Saat malam tiba, kamu yang masih di kelotok pasti bertemu dengan serangga yang memancarkan cahaya, yup kunang-kunang.

Kunang-kunang hanya bercahaya pada malam hari. Mereka akan terlihat diantara daun-daun nipah.

Setelah kamu berkunjung ke sini, kamu pasti akan sadar betapa pentingnya kehidupan alam bagi kita dan juga para hewan ini. Keindahan alam TNTP harus kita jaga dan lestarikan supaya generasi penerus kita bisa melihat betapa indahnya Indonesia.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *