TELAH BERMAIN RATUSAN JUDUL FILM PORNO, MADISON MISSINA MENGAKU MERASAKAN SAKIT DI RAHIMNYA SETIAP KALI BERHUBUNGAN BADAN

http://situsberita.info

SitusBerita.Info – Artis bernama Madison Missina bisa jadi menjadi salah satu wanita paling tinggi dedikasinya di dunia perkerjaan, sayangnya perkerjaan yang didedikasikan mungkin adalah pekerjaan yang membuat martabat wanita menjadi lebih rendah.

Wania seksi ini terbilang sejak kecil sudah bekerja menjadi pekerja seks komersial dan parahnya saat usianya masih 18 tahun, wanita telah terjun di Industri pornografi. Saat ini wanita sudah memiliki usia 35 tahun tentu saja pengalaman di industri seks komersial telah melakukan banyak hal, mulai dari pijat plus-plus, menjadi pelacur sampai jadi bintang film porno.

Meskipun saat ini Madison sudah menjadi salah satu bintang papan atas asal Australia, namun ia mengaku bawa menjadi pekerja seks tidak senikmat scene yang ditayangkan di depan kamera.

Artis yang mendapatkan gelar “porn Star of The Years” tiga kali berturut-turut sejak tahun 2009 dan sampai saat ini paling tidak sudah lebih 400 judul. Wanita cantik ini paling tidak melakukan pembuatan film sebanyak 55 adegan setiap tahun atau sekali seminggu.

Belum lama ini ternyata wanita berambut pirang ini mengaku jika tidak ada yang seksi dalam pembuatan film porno. Madion bahkan mengaku jika proses pembuatan film porno benar-benar hampa dengan hubungan “seksual” sesungguhnya.

“ini cukup klinikal, dan benar-benar hampa dari apa yang seharusnya didapatkan dari berhubungan badan” ujar Madison di kutip dari the New York Post.

Ada banyak sekali proses tek tok dalam setiap scene dalam setiap pengambilan film, sampai akhirnya film tampak bagus dan layak dinikmati, tapi sebenarnya di dalamnya sangat berantakan.

“Ada banyak aturan dalam pengambilan gambar, dan semua scene yang diambil, seks yang paling buruk yang saya alami ada di dalam film porno” kata Madison

Madison mengaku jika lawan main prianya dalam pembuatan film selalu terjebak sisi maskulinitas terutama dalam proses pengambilan gambar, hasilnya dalam proses pengambilan gambarnya lelaki selalu mengarah ke Hardcore.

“karena kami sedang ada di depan kamera, tentu saja hubungan seks normal tidak akan ada tempatnya” tambah Madison

Madison juga mengaku sering kesakitan setiap kali dirinya disodok dengan keras oleh batang kemaluan para pemain pria.

“Mereka sering menyodok rahim dan Ovarium saya sangat keras sampai terasa sakit sekali” jelas Madison.

Wanita yang juga bisa menjadi wanita panggilan ini mengaku jika kondisi Wanita tidak akan berpengaruh, selama wajah sang wanita terus terihat horny dan berteriak. Permainan hanya akan berhenti jika kondisi Pria kehilangan Momentum sehingga tidak bisa gunakan, jadi harus berganti pemain Pria.

Bahkan hal yang unik adalah, kami harus menghetikan proses pembuatan karena harus melakukan beberapa pengambilan gambar di tengah-tengah sesi pemotretan. Hubungan seks yang terhenti tentu saja sangat tidak nyaman, bahkan akan membuat rasa sakit muncul ketika aktor pria mulai memompa lagi.

“kebanyakan orang tidak akan menyangka jika ternyata di sela-sela aktor pria memompa, kami harus berhenti sejenak untuk sesi pemotretan, tentu saja ini juga merepotkan bagi aktor pria, dan terkadang mereka hilang hasrat”, jelas Madison.

“Belum lagi proses pemotretan tersebut melibatkan gaya yang tidak normal, sebisa mungkin Akrobatik yang bahkan mustahil dilakukan dalam hubungan seks yang asli”. Jelas Madison,

Satu hal yang juga memuakkan bagi Madison adalah ketika Aktor pria ternyata ereksi sebelum waktunya.

“Hal yang memuakkan juga adalah ketika aktor pria harus ereksi sebelum waktunya, jadi anda harus siap bermain dengan dua atau tiga pria berbeda saat melakukan pengambilan adegan ” Jelas Medison.

Meskipun sering mengeluh dengan dunia Pornografi, namun Missina mengaku masih menyukai dunia ini serta orang-orang yang mau membayarnya sebagai wanita panggilan, namun Missina mengaku kesulitan dalam menjalin hubungan resmi dengan seorang Pria.

“orang yang sedang berkencan dengan aku melihat saya sebagai piala bergilir, karena aku bintang porno” kata Missina.

“Mereka, hanya tertarik dengan saya karena melihat scene saya melakukan adegan Porno yang betul-betul sulit, sehingga ketika kami melakukan di dunia nyata kebanyakan dari mereka frustasi karena rasanya tidak senikamt imej di TV” tutup Medison Missina.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *