Di Usia 8 Tahun Ia Berhasil Menyelesaikan Soal Kalkulus, dan Hilang Misterius pada Usia 19 Tahun! Tak Disangka 5 Tahun Kemudian Dia Ditemukan di Sini…

“Saya tidak ingin menjadi jenius yang didefinisikan oleh dunia ini. Daripada mengejar penghormatan dan kebanggan itu, saya memilih meninggalkan waktu untuk orang yang saya cintai.”

Orang-orang selalu berusaha untuk membuat diri mereka lebih cerdas.

Sejak kecil, mereka sudah belajar berbagai hal, baik di rumah maupun di sekolah.

Persaingan menjadi yang terpandai membuat orang berusaha lebih giat dalam belajar.

Namun jika suatu hati, tiba-tiba kamu menjadi seseorang yang memiliki IQ tinggi, lantas apakah kamu akan merasa pasti menjadi kelompok pemenang?

Ada seorang gadis jenius, ia menceritakan kisahnya yang sama sekali berbeda dari yang dibayangkan.

Internet

Gadis ini bernama Promethea, sejak kecil, hasil tes IQnya melebihi orang rata-rata, yaitu mencapai 173 yang telah melampaui 99.9 IQ manusia.

Namun, karena ia lahir dari keluarga miskin, sehingga orangtuanya tidak ada waktu untuk mengembangkan bakatnya.

Internet

Sampai saat Promethea berusia lima tahun, dia melihat pusat penelitian di Universitas Stanford di bukunya.

Ia kemudian memohon kepada ibunya untuk membawanya ke sana, hingga akhirnya,ibunya mau tidak mau membawanya ke auditorium universitas itu.

Ketika itu, seorang dosen sedang memberikan pidato kepada para siswa.

Tiba-tiba Promethea mengacungkan tangan dan bertanya, “Bagaimana mencegah akselerator, agar partikel tidak saling bertabrakan dan meleleh?”

Pertanyaan ini muncul dari seorang anak yang berusia 5 tahun, membuat para siswa dan guru tercengang.

Internet

Karena hal itu, Promethea diwawancara oleh Dr. Yearian, seorang penanggung jawab penelitian di Universitas tersebut.

Kejeniusan Promethea mendapat perhatian dari Dr. Yearian, yang kemudian mempromosikan Promothea untuk mengembangkan bakat terpendamnya.

Ketika Promethea berusia 8 tahun, ia sudah berhasil menyelesaikan soal aljabar dan kalkulus.

Internet

Ia juga ikut dalam pembuatan film dokumenter anak-anak jenius CBS dan dalam sekejap namanya pun terkenal.

Internet

Karena dampak dari film documenter itu, ia menjadi terkenal dan populer, bahkan University of Michigan di dekat rumahnya memberi pengecualian pada Promethea.

Selain itu ada juga pengusaha kaya yang bersedia membiayai uang kuliah dan biaya hidupnya, dan akhirnya dia mendapatkan gelar sarjana matematika pertamanya pada usia 13 tahun dan mendapatkan gelar fisika pada usia 19 tahun.

Internet

Karena kejeniusannya, ia menjadi terkenal dan populer, bahkan ada sejumlah fans yang mengidolakannya, salah satunya adalah Thomas yang sangat menyukainya.

Internet

Dan secara berturut-turut selama empat tahun Thomas memberikan uang dan bunga sejak usia 15 tahun, awalnya ia sangat sopan dan ramah, sementara Promethea juga tidak berpikir banyak, ia menolaknya dengan halus dan sopan.

Internet

Namun tak disangka, ketika Promethea berusia 19 tahun, suatu hari Thomas tiba-tiba menyuruh Promethea untuk pindah sekolah, seperti di Harvard, Yale, Cambridge, dan ia mengatakan universitas seperti itu baru cocok untuknya!

Bahkan, Thomas menyerang ibu Promethea dengan teori konspirasi, ia mengatakan bahwa ibunya membatasi perkembangan dan masa depan Promethea

Promethea pun mulai merasa ada yang tidak beres. Namun, karena hanya seorang fans biasa, Promethea mengabaikannya.

Tapi tak disangka, Thomas semakin menjadi-jadi, ia mendatanginya langsung di taman dan menarik Promethea. Untungnya, polisi datang dan menolong dirinya. Dan mulai saat itu, pikirannya menjadi tidak tenang.

Lima hari kemudian, saat Promethea dan ibunya sedang beristirahat di rumah, tiba-tiba terdengar gemuruh, dan sebuah mobil langsung menghantam rumah mereka.

Orang yang turun dari mobiil ternyata adalah Thomas! Ibu Promethea berpikir ini hanyalah kesalahpahaman seorang fans, dan ia pun mendatangi Thomas untuk menjelaskan.

Namun, ia justeru disiksa Thomas dan sudah terbaring bersimbah darah ketika Promethea melihatnya.

Promethea tersentak pilu melihat ibunya, kemudian memeluk ibunya sambil berteriak kepada Thomas: “Pergi kamu!”

Internet

Tapi Thomas malah membalas, “Dengan begini kamu bebas sekarang, kenapa harus sedih?”

Thomas ternyata membayangkan tinggal bersama dengan Promethea. Akhirnya sang ibu dibawa ke rumah sakit.

Meski masih bisa diselamatkan, namun ibunya mengalami depresi berat, ia tidak bisa mengurus dirinya sendiri, semuanya harus mengandalkan Promethea.

Internet

Kejadian ini segera menarik perhatian media dan menjadi berita dimana-mana. Setelah ibu Promethea menjalani perawatan yang telaten dan boleh keluar dari rumah sakit.

Ketika guru dan siswa universitas tempat Promethea menuntut ilmu merencanakan pesta selamat datang kepada mereka, namun mereka berdua malah menghilang.

Awalnya media masih memberitakan kejadian terkait selama beberapa waktu, namun, lama kelamaan kisah mengenai Promethea jenius itu pun dilupakan dunia.

Lima tahun kemudian, Promethea mulai muncul kembali, dan ia terlihat seperti orang-orang normal pada umumnya.

Ia menjalani hidupnya dengan mengajar dan memperbaiki komputer.

Internet

Ternyata, selama lima tahun itu ia dan ibunya tinggal di tempat terpencil di sekitar pegunungan, di sana mereka tinggal di sebuah rumah kecil, gelap dan tidak ada orang lain. Meski begitu, mereka merasa aman tentram selama tinggal di sana.

Promethea selalu merasa bersalah atas terhadap ibunya, dan dia memutuskan untuk meninggalkan studi dan melepaskan gadis jenius yang melekat pada dirinya.

“Saya tidak ingin menjadi seorang jenius lagi, dan tak ingin dipuji lagi.”

Internet

Dia hanya ingin menjadi orang biasa, merawat dan menemani ibunya hingga akhir hayat.

Meski mungkin terasa sangat disayangkan, tapi terkadang hidup sederhana dan jauh dari keduniawian juga bisa menjadi semacam kebahagiaan, jadi untuk apa mengejar segalanya dalam belenggu hidup yang singkat ini.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *