Dia Mengembara di Jalanan Tiongkok Sambil Membawa Kain Lap Usang, Ternyata Dia Memiliki Kisah Hidup yang Sangat Tragis

Cinta orangtua terhadap anak-anaknya adalah unik. Hampir semua Ayah dan Ibu di seluruh dunia, akan melakukan apa pun, bahkan mengorbankan nyawa mereka, untuk membahagiakan dan menjamin kesejahteraan anak-anak mereka. Kisah Qin Yu berikut adalah contoh nyata dari hal itu.

Qin Yu saat ini berusia 70 tahun dan mengembara di jalan-jalan di Tiongkok. Dia miskin dan memakai pakaian compang-camping dan kotor.

Jika Anda melihat pria ini sekarang, Anda tidak akan pernah percaya bahwa masa lalunya sangat berbeda.

Ceritanya begitu menyentuh.

(Foto : trendingnewsportal)

Bertahun-tahun yang lalu, pria ini memiliki pernikahan yang bahagia, dia bekerja keras untuk menikmati kehidupan yang layak bersama istrinya.

Namun, dia memiliki masalah kesehatan yang serius, hingga menyebabkan dia tidak bisa mempunyai anak.

Setelah lelah berusaha namun selalu gagal, mereka memutuskan untuk mengadopsi seorang anak dan menamainya Li Kun.
Li Kun mulai menunjukkan masalah sejak kecil. Dia memiliki perilaku yang sangat buruk dan tidak pernah bisa sejalan dengan orang lain.

Ketika usianya empat belas tahun, Kun menusuk salah satu teman sekelasnya sebagai balas dendam, setelah mereka bertengkar satu hari sebelumnya. Kemudian, Kun kabur.

Untungnya, anak yang terluka itu selamat, namun orangtuanya tidak terima, dia meminta ganti rugi yang sepadan sambil mengancam akan melaporkan anaknya jika tidak diberi kompensasi.

Khawatir akan bagaimana jadinya Li Kun, Qin Yu memutuskan untuk memenuhi permintaan kompensasi atas masalah yang disebabkan oleh anaknya.

Karena keluarga Qin Yu tidak punya banyak uang, dia terpaksa menjual rumah satu-satunya agar bisa membayar kompensasi tadi.

Akibatnya, Qin Yu dan istrinya tidak punya rumah dan tidak punya uang.

(Foto : trendingnewsportal)

Dan sejak itu, Li Kun juga tidak pernah terlihat lagi, dia tidak pernah pulang sama sekali.

Karena keadaan yang sulit dan siksaan rasa rindu, keadaan kesehatan sang istri semakin memburuk dan suatu hari, diapun jatuh sakit dan meninggal karena penyakit itu.

Tanpa ada hal apa pun yang mengikatnya, Qin Yu memutuskan untuk melakukan perjalanan ke seluruh negeri untuk mencari anaknya yang kabur.

Dia mencoba bertahan dengan menjadi pembersih keliling, dia akan meminta makan dengan menawarkan jasa membersihkan kedai, mobil, kursi, sepatu atau apa pun, yang akan dia bersihkan dengan mengelapnya menggunakan kain pel yang dia bawa.

Banyak orang yang kasihan padanya, dan hanya memberinya uang atau makanan, tanpa meminta dia untuk membersihkan apa pun.

Begitulah dia mengembara selama sembilan tahun, sampai akhirnya dia menemukan putranya yang telah berubah menjadi penjahat.

Li Kun mengaku pada Ayahnya bahwa dia adalah seorang pencuri, dan juga telah membunuh banyak orang, dan bahwa dia sekarang sedang menjadi buronan polisi.

Qin Yu, meski memiliki cinta yang besar pada anaknya, membuat keputusan yang sangat sulit namun benar: dia melaporkan lokasi anaknya kepada pihak berwenang.

(Foto : trendingnewsportal)

Setelah ditangkap, Li Kun menolak untuk melihat atau berbicara dengan Ayahnya lagi, karena dia tidak dapat menerima bahwa Ayahnya telah “mengkhianati dia”.

Qin Yu berharap agar anaknya bisa memaafkannya suatu hari nanti, sementara itu, sambil dipenuhi oleh kesedihan, dia terus mengembara di jalanan.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *