Tiga Pria Ini Melihat Seorang Ibu yang Panik di Pantai, Ketika Mereka Mendengar Apa yang Ibu Itu Katakan, Mereka pun Mulai Menggali

Tiga pria ini sedang berlibur di pantai California, dan mereka sudah biasa berkumpul untuk melakukan perjalanan reuni tahunan keluarga.

Tapi tahun ini, liburan mereka sangat berbeda dengan tahun-tahun lalu. Peristiwa yang mereka alami tahun ini akan terukir dalam ingatan mereka untuk waktu yang sangat lama.

Saat Stuart Frost dan saudara kembarnya, Steve Frost keduanya adalah seorang ortodontis, beserta keponakan mereka, Jesse Martin, sedang menikmati liburan di Pantai Newport, mereka mendengar seorang wanita dengan panik berteriak minta tolong.

Anak laki-laki wanita itu, Brooks, telah hilang, dan dia sedang mencarinya dengan putus asa.

“Ibu kami selalu mengajarkan kepada kami bahwa ketika seseorang membutuhkan bantuan, Anda harus tampil dan membantu mereka,” kata Stuart Frost kepada 12News.

(Foto : Pixabay )

“Kami bisa melihatnya pada jarak sekitar 40 atau 50 meter di pantai, dan kedua tangannya berada di kepalanya seperti ini, dia jelas-jelas sedang tertekan,” kata Stuart.

Ada banyak orang di sekitarnya, tapi tidak ada yang membantunya kecuali penjaga pantai.

“Tidak ada seorangpun yang melakukan sesuatu untuk membantunya,” kata Stuart.” Jadi saya berkata kepada saudara laki-laki saya Steven dan beberapa anggota keluarga lain, ‘Ayo kita bantu wanita ini.’”

Mereka berlari ke Ibu itu dan menemukan bahwa anak balitanya yang berusia 2 tahun telah hilang saat dia memunggungi anak itu, untuk mengoleskan tabir surya pada anak laki-lakinya yang lain.

Melihat dua lubang besar di dekat keluarga Ibu itu, dan mendengar Ibu tersebut mengatakan bahwa terakhir dia melihat Brooks sedang berada di dalam lubang, mereka menduga bahwa anak itu mungkin telah terkubur hidup-hidup di dalam lubang.

Jadi Martin mulai menggali lubangnya.

“Saya tidak akan pernah melupakannya seumur hidup. Saya melihat ke sana dan (Jesse) berkata, ‘Saya menemukannya,’ “kata Stuart.

(Foto : Facebook | Stuart Frost)

Tangan Martin merasakan anak laki-laki itu sekitar 90 cm di bawah pasir. Lubang itu roboh saat dia menggali pasir bersama anak-anak lain.

Namun, setelah mereka menariknya keluar, kegembiraan dengan cepat berubah menjadi kecemasan, saat melihat wajah anak itu abu abu dan mulutnya dipenuhi pasir.

Steve dengan cepat mulai menekan dada anak tersebut.

“Steve, dia akan kembali, teruskan usahamu!” Teriaknya.

Berkat usaha para pahlawan ini, anak laki-laki tersebut akhirnya kembali sadar dan segera dibawa ke rumah sakit terdekat.

Stuart bertemu keluarga anak laki-laki itu di pantai dua hari kemudian. Keluarga itu tidak cukup berterima kasih pada mereka.

“Kami hanya berbagi pengalaman terindah, memeluk satu sama lain dan menangis bersama, dan wow, Anda berbicara tentang akhir yang bahagia – sungguh spektakuler,” kata Stuart.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *