Bayi Meksiko Berusia 10 Bulan Ini Selalu Merasa Lapar , Bisa Jadi Dia Adalah “Bayi Terbesar di Dunia”

Seorang bayi laki-laki dari Meksiko berusia 10 bulan memiliki berat yang sama dengan anak berusia 9 tahun karena dia selalu merasa lapar.

Ketika baru berusia satu bulan, dia harus mengenakan pakaian untuk anak berusia 1 atau 2 tahun. Dokter menduga bayi ini menderita kelainan genetik yang langka.

Luis Manuel dari Tecoman, Meksiko Barat, mempunyai berat 30 kg. Saat lahir, bayi ini beratnya hanya 3,5 kg, namun dengan cepat beratnya naik karena nafsu makannya yang tidak pernah terpuaskan.

Kini, pada usia 10 bulan, bobotnya sama dengan anak laki-laki berusia 9 tahun.

(Foto : YouTube Screenshot | Entertainment and more)

Ibunya, Isabel Pantoja, mengatakan: “Bahkan ketika berusia satu bulan saja, kami sudah melihat bahwa pakaiannya sudah tidak muat, dan kami harus memakaikan pakaian untuk anak berusia satu tahun, dan bahkan anak berusia dua tahun.

“Kami melihat berat badan bayi kami bertambah dengan sangat cepat. Terkadang, dia tidak bisa tidur karena sesak nafas akibat berat badannya yang berlebih. ”

Setelah serangkaian tes, dokter menduga Luis menderita sindrom Prader-Willi, sebuah kondisi genetik yang tidak dapat disembuhkan, yang menyebabkan dia akan selalu merasa lapar, seringkali kondisi ini menyebabkan kelebihan berat badan, obesitas, bahkan kadang-kadang juga diabetes tipe 2.

(Foto : YouTube Screenshot | Entertainment and more)
(Foto : YouTube Screenshot | Entertainment and more)

Ayah anak ini, Mario Gonzalez, yakin bahwa Luis bisa menjadi bayi terbesar di dunia. Namun, dia khawatir tentang potensi masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat keadaan obesitas anaknya.

“Dalam beberapa kasus, anak-anak meninggal karena serangan jantung akibat kelebihan berat badan,” katanya.

Pengobatan untuk kelainan ini akan melibatkan serangkaian suntikan hormon dan akan menghabiskan biaya sampai 10.000 peso (sekitar 7 juta rupiah) per suntikan.

(Foto : YouTube Screenshot | Entertainment and more)

Keluarga bayi ini telah mulai membuka rekening penggalangan dana untuk perawatan medis anak mereka, jika ada yang ingin memberikan dukungan finansial.

“Semua bantuan yang diberikan kepadanya, kecil atau besar, akan bagus untuknya,” katanya.(anggi/yant)

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *