Sehari Jelang Puncak Haji, Jemaah Indonesia yang Wafat Capai 128

Sehari menjelang pelaksanaan puncak haji, yakni wukuf di Arafah, jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi bertambah enam orang.

Mayoritas calon haji meninggal karena terkena serangan jantung dan gangguan pernapasan.

Dari data yang dirilis Sistem Komputerisasi dan Informasi Haji Terpadu (Siskohat) Daerah Kerja Mekah, Selasa, 29 Agustus 2017, total jumlah keseluruhan jemaah haji Indonesia yang wafat sejak pemberangkatan gelombang pertama 28 Juli 2017 mencapai 128 orang.

Keenam jemaah yang wafat tersebut adalah:

1. Waid bin Datam Kamadi (75), kloter 022 Jakarta-Bekasi (JKS 022). Meninggal di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah akibat serangan jantung.

2. Muhdin bin Muhrim Raodah (61), kloter 002 Lombok (LOP 002). Meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Mekah akibat penyakit sistem pernapasan.

3. Rubiantoro bin Karlan Wirjodihardjo (80) kloter 012 Batam (BTH 012). Meninggal di pemondokan Mekah akibat penyakit sistem pernapasan.

4. Muhammad Taufiq bib Abdul Kadir (53), kloter 082 Surabaya (SUB 082). Meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Mekah akibat serangan jantung.

5. Suhadam bin Abdurrahman Umar (78), kloter 062 Solo (SOC 062). Meninggal di pemondokan Mekah akibat serangan jantung.

6. Ikah Atikah binti Saepudin (61), kloter 027 Jakarta-Bekasi. Meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Mekah akibat serangan jantung.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *